Minggu, 01 Mei 2011

Selangkah menuju UN

Sobat, UN SD 2011 tinggal hitungan jari. Yaitu, Tanggal 10-12 Mei 2011. Ini adalah UN pertamaku (iyalahhh mana ada TK UN ?). IPA, MTK, dan Bahasa Indonesia akan menjadi materi dari UN kali ini. Dan semuanya harus ku lakukan dengan kesiapan yang benar-benar matang.

Teman, aku mohon bantu doanya yaa.. Untuk kelancaranku menggoreskan jawaban-jawabanku di selembar LJK.

Target NEM-ku di UN pertamaku ini adalah 28/27. Doakan yaaa semoga tercapai. Sesungguhnya doa kalian sangat membantuku. Bahkan sangat-sangat membantu.

Semoga aku bisa membanggakan semua orang dengan NEM-ku yang bagus. Dan aku bisa melanjutkan menulis blognya.

Teman, tak banyak yang bisa aku ceritakan di posting kali ini. Namun, aku mohon bantuannya yaaaa :)

Happy Sunday !!

-Salsa-

ROAD TO SUCCESS


UN SD 2011 hanya tinggal hitungan hari saja. Jantungku semakin lama berdegup semakin cepat. "Dag.. dig.. dug.." begitu bunyinya. Darahku mengalir semakin deras. Otakku bekerja semakin keras. Doa-doa sudah ku lantunkan. Buku-buku sudah ku baca. Soal-soal sudah ku selesaikan. Namun, semua persiapan yang sudah ku lakukan sepertinya masih setengah matang. Rasanya seperti makanan yang kekurangan garam.

Hanya satu harapan yang ku inginkan di bulan ini. SUKSES UN !! Dengan target NEM yang sudah aku cita-citakan. Yaitu, 28/27. Di hari H yang akan terjadi pada 10 - 12 Mei 2011 itu akan menjadi moment terpenting dalam sejarah hidupku. Kelulusanku di perhitungkan di hari itu.

Ya Allah apakah aku siap menghadapi semua itu ? Namun, tersadar aku telah menemukan jalan menuju kesuksesan. Yaitu, dengan sebuah usaha dan doa.
Aku belajar dari kesuksesan orang-orang di dunia ini. Seperti Walt Disney, William Shakespeare, Wright Bersaudara, Ir. Soekarno, Andrea Hirata, Lionel Messi, Lady Diana, Barack Obama, dan masssiihhh banyak lagi orang-orang yang memacuku untuk membuka mata dan melihat betapa indah dan luasnya dunia ini.

Dan mereka mengajarkanku untuk jangan pernah menyerah. Karena di balik ke gagalan pasti ada kesuksesan. Anggap saja kegagalan itu sebagai kesuksesan yang tertunda. Semua kesuksean pasti selalu di capai dengan usaha dan doa.

Namun, di sisi lain juga. Mereka mengajarkan aku untuk bermimpi. Karena mimpi adalah sekantong benih untuk menuju kesuksesan.

Menurutku kesuksesan itu adalah puncak di mana usaha kita telah tercapai...

Kamu tahu Melbourne University dan Harvard University ? 2 Universitas dunia yang sangat terkenal, dan menjadi tujuan universitas para calon orang sukses. Dan, aku termasuk orang-orang yang ingin sukses !!

2 logo Universitas yang akan aku tuju kelak...

Walapun aku hanya seorang anak kecil yang belum lulus dari bangku Sekolah Dasar. Aku mempunyai mimpi-mimpi itu. Salahkah aku untuk bermimpi ?

Untukku.. Bermimpi itu adalah syarat wajibnya kita untuk menuju kesuksesan yang akan datang nanti, tepat pada waktunya. Aku sendiri tak tahu kapan datangnya kesuksesan itu. Yang jelas aku percaya, kalau Allah akan memberikanku jalan terbaik untuk menggapainya.

Meski harus bersusah payah, menyebrangi luasnya samudra, terjaga di dinginnya malam, mengitari bumi ini, menelusuri bawah tanah. Apapun kulakukan untuk kesuksesan itu. Tentunya kesuksesan dunia akhirat.

Dan aku ingin sekali membanggakan orang tuaku. Menaikkan haji, mengajaknya keliling dunia, melihat seorang anaknya yang sudah menjadi sarjana di 2 universitas itu, sudah menjadi dokter yang terkenal dengan kehebatannya.

Semua mimpi yang aku inginkan sudah tertulis di lembaran kertas yang kini aku tempel di dinding kamarku. Dan aku bertekad dan berjanji akan menepati semua mimpi-mimpiku itu. Sesuai dengan kata Master Motivator Indonesia yaitu Bapak Aris Ahmad Jaya, "tuliskan 100 mimpi anda di lembaran kertas, kemudian anda tempelkan di dinding ruangan anda. Dan yakinlah kalau anda bisa menggapai semua itu !!".

Dan menurutmu apa makna kesuksesan itu ?

Do The BEST, For The BEST, To The BEST !!

-Salsa-

Jumat, 22 April 2011

Catatan Cintaku


Awalnya.. Aku menulis noteku ini di sebuah akun Facebookku di Salsa's Lufreehc. Namun, tersirat di otakku "Kenapa enggak di tulis di blog ya ?" dan karena setelah sekian lama vacum dari mengisi blog dan online di karenakan sibuk dengan Try Out dan Ujian.. Akhirnya baru terwujud sekarang. Semoga postingku kali ini bermanfaat yaaa..

Selamat membaca !




Wahai, pemilik nyawaku.. Betapa lemah dan tak berartinya diriku di hadapanMu.. menanti ridho dan cinta dariMu..

Cobaan demi cobaan.. Rintangan demi rintangan.. Engkau beri kepadaku.. Namunku hanya bisa melewatinya dan berpasrah diri kepadaMu untuk menuju jalanMu ya Allah..

Pagi ini ku termenung di jendela kamarku.. Dan menatap sekeliling, kemudian melihat ke arah atap dunia dengan suasana matahari yang baru menyongsong dan menyinari bumi dengan cahayanya yang masih redup. Suara ayam yang berkokok riuh, suara klakson motor dan mobil yang berlalu lalang, bahkan suara ceramah masjid yang terdengar melengkapi suasana pagi itu. Subhanallah, peristiwa di pagi itu saja sudah membuktikkan bahwa Engkau maha melihat, maha mendengar, maha pengasih, maha penyayang, maha pencipta, dan maha segala-galanya.


Aku termenung lagi dan kembali ke masa lalu, dan tersadar, ku mengingat semua kesalahan-kesalahanku padaMu, pada orang tua, teman, guru dan orang-orang di sekitarku. Entah apa yang bisa ku perbuat untuk menebusnya.. Seakan tak ada lagi kesempatan untukku memperbaiki semuanya.

Ya Allah... Maafkanlah hambamu ini yang khilaf atas nikmatMu, yang salah atas ridhoMu. Aku hanya seorang manusia biasa. Yang tak sempurna dan banyak sekali catatan-catatan atas kekhilafanku. Aku hanya seorang anak kemarin sore yang baru saja mengetahui islam. Bahkan di mataMu, mungkin saja aku hanya setitik debu yang tak berarti apa-apa dan dapat musnah di terpa angin. Namun, di lubuk hatiku yang paling dalam. Aku masih menyimpan sebuah harapan. Harapan tuk menantikan cintaMu...


Ya Rob.. Pagi ini ku menuliskan surat cintaku ini untukmu. Namun, aku tak mampu untuk mengirimkannya ke langit ke tujuh, yang biasa aku lakukan dengan bantuan Pak Pos untuk mengirim surat-suratku ke alamat yang jelas. Namun, ku tahu. Bahwa Engkau maha mengetahui, maha melihat, dan maha mendengar. Dan ku putuskan untuk menulisnya di sini.

Dan aku menuliskan beberapa harapanku, di surat cintaku ini...


Ya Allah.. Ampunilah segala kesalahanku, kekhilafanku, dosa-dosaku Ya Allah. Ya Allah.. Jika sangkakala nanti sudah di kumandangkan.. "Yauma Yakununna Sukhal Farasillmab' Tsus.." "Watakunul Jiba Lukal Ikhnil Man Fus.." Dan nasib manusia seperti sepenggal ayat tadi. Yang terdapat di surat Al-Qari'ah ayat 4 dan 5. Yang artinya, "Pada hari kiamat itu, manusia seperti laron yang berterbangan" "Dan, gunung-gunung seperti bulu yang di hamburkan" dan sekujur tubuhku merasa lemas mendengarnya. Namun ku tahu, kau akan memberikan yang terbaik untukku.


"Fa' Amma man' Sakhulats Mawa Zinuh" "Fa Huwa Fi.. I' Syatir Ra' Diyah" yang artinya "Maka, adapun orang yang berat timbangan kebaikannya," "Maka, dia berada dalam kehidupan yang memuaskan(senang)" Ya Allah.. masukkanlah hamba ke dalam golongan orang-orang itu Ya Allah. Dan bisa memberikan sebuah mahkota untuk orang tuaku. Dan memuliakannya di surgamu.


Ya Allah.. Tak terasa.. Waktu beputar begitu cepat. UN dan US sudah menanti ke siapanku. Namun, aku masih belum mampu menghadapinya. Masih banyak hal yang belum ku ketahui. Namun.. Aku harus siap menghadapinya yang tinggal hitungan jari saja. Ya Allah berikanlah hamba kekuatan untuk menghadapinya Ya Allah..


Ya Allah.. semakin lama aku tumbuh menjadi dewasa.. Begitu pula dengan orang tuaku.. Yang semakin lama semakin lemah, rambutnya mulai memutih, kulitnya mulai keriput, dan penyakit yang tak ada obatnya mulai mengidap di otaknya yaitu pikun. Ya Allah.. berikanlah hamba dan orang tua hamba umur yang panjang Ya Allah.. Berikanlah hamba kesempatan untuk membahagiakan orang tua hamba Ya Allah.. Berikanlah hamba kesempatan untuk menghajikan orang tua hamba Ya Allah.. Izinkanlah hamba menjadi orang sukses dan membuat orang tua hamba bangga Ya Allah.


Ya Allah... Sekian banyak cita-cita yang hamba tulis di lembaran kertas kosong yang kini penuh dengan tulisan, harapan dan impianku, ku tuliskan semua di sana, sesuai dengan saran Kak Aris Ahmad Jaya yang sudah membuka mata, hati, dan pikiranku untuk terus maju melangkah ke depan. Dan aku berharap suatu saat nanti kertas itu akan penuh dengan coretan-coretan tanda bahwa mimpiku sudah tercapai.


Ya Allah hamba hanya seorang manusia yang lemah.. Dan hanya bisa berharap, bermimpi dan berangan. Namun, aku tahu Engkau maha mendengar dan maha pengasih lagi maha penyayang. Aku yakin Engkau pasti kan mengabulkan doa-doaku ini Ya Allah. Tetapi hamba tahu.. bahwa Engkau takkan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaannya sendiri. Dan hamba akan berjuang keras untuk menggapainya.

Mungkin, sampai di sini surat cintaku ini untukMu Ya Allah. Aku tahu Engkau maha pengabul doa-doa kami. Amin Ya Rabbal Alamin..


Seperti yang ku tuliskan di alinea ke-9. Semakin lama orang tuaku semakin tua. Dan jika ajjal telah menjemputnya. Hamba hanya bisa menyesal.. Hamba banyak membuat salah kepada mereka Ya Allah. Hamba banyak khilaf kepada mereka Ya Allah. Hamba banyak menyepelekan nasehat-nasehat mereka Ya Allah. Ya Allah jika malaikat telah mencabut nyawanya.. Hamba hanya bisa menangis melihat kepergian mereka. Melihat seluruh tubuhnya terbujur kaku dengan wajah yang pucat pasi tanpa ekspresi. Perjuangan mereka yang telah mereka lakukan, sungguh mebuat hamba menyesal.. Karena tak mampu membalasnya..


Bunda.. Yang rela melahirkan dan membesarkan hamba menjadi seperti ini. Bunda yang rela mangandung selama 9 bulan.. Bunda yang gelisah di saatku sakit. Bunda yang merindukanku di saat beliau pergi bekerja di luar kota. Bunda yang memberikanku susu asi... Bunda yang selalu usil, dan membuatku jengkel dan kadang ku sering membentaknya. Namun, itu adalah ke khilafanku Ya Allah. Bunda yang rela menghabiskan uangnya untuk transport dan pulang ke rumah walau harus melewati perjalanan yang cukup panjang. Seminggu sekali pulang menggunakan pesawat saat bunda masih menjalani tugas di Bangka. Bunda yang selalu memarahiku jikalau aku nakal.


Ayah yang rela membanting tulang demi memberikanku sarana pendidikan yang layak sehingga aku bisa mecari ilmu. Ayah yang rela pergi pagi, pulang malam mencari uang untuk membiayai pendidikanku. Ayah yang rela pulang pergi luar negeri demi mencari nafkah untuk memberikanku tempat les yang berkualitas. Ayah yang selalu memotifasiku jika aku lengah. Ayah yang selalu mendukung keputusanku. Ayah yang selalu mendoakanku untuk menjadi orang sukses kelak.


Mereka adalah orang tua terbaik yang aku punya. Walaupun pernah terjadi keretakkan dalam rumah tangga kami. Tapi itu tak menjadi penghambat bagiku untuk terus maju.

Jika, Engkau telah berbisik kepada Malaikat untuk mengambilnya dari sisiku. Aku akan teramat sangat sedih. Dan aku akan menjadi orang pertama yang menangis melihatnya. Aku akan memandikan mereka yang terkhir kali, menshalati mereka untuk pertama kalinya. Melihat mereka terbungkus dengan kain kafan berwarna putih. Dengan bendera kuning yang berkibar tanda berduka. Dan kan ku cium kening mereka dengan tetesan air mata dan kesakitan hatiku yang mendalam. Dan aku akan sangat kecewa melihat mereka terkurung di sebuah keranda mayat dan di bawa ke sebuah TPU dan melihat semua orang berduka. Di saat waktunya mereka di kubur, aku akan menjadi orang pertama yang menutup mata dan menangis tanda tak sanggup melihat semua itu, dan berharap itu hanya mimpi belaka. Entah apakah aku akan pingsan di saat itu. Namun.. Tersadar harus ku relakan mereka pergi meninggalkan diriku untuk selamanya. Dan aku bertekad unuk menyusulnya di surga nanti. Tetapi, sebelum itu terjadi aku ingin membahagiakan mereka, membuat mereka tersenyum puas melihat seorang anaknya yang kini sudah menjadi seorang yang sukses. Dan aku ingin meminta maaf kepada mereka atas semua kesalahanku. Perjuangan mereka yang takkan mungkin ku balas.. Dan aku hanya bisa berdoa untuk menempatkan mereka di sebuah tempat yang terbaik yaitu surga.


Orang-orang yang telah berjasa mendidikku di bangku sekolah tanpa mengenal lelah. Seorang guru yang setiap pagi datang ke sekolah dan menjadi relawan pendidikkan. Mengasuh anak didiknya dan memegang tanggung jawab yang besar. Yang selalu tegang, menjelang ujian datang dan memperhitungkan nasib anak didiknya apakah lulus atau tidak. Yang kadang sering naik darah karena kerusuhan yang kami perbuat. Yang selalu memberikan cerita, pengalaman, motivasi yang takkan pernah terlupakan. Kesabarannya telah teruji.. Dan kami tak mau membuat tenaga mereka yang terkuras, terbuang sia-sia dengan nilai jelek. Dan suatu saat nanti kami berjanji akan menjadi orang sukses dan menebus jasa-jasa mereka selama ini. Seperti kata Kak Aris "Nanti.. 10 atau 20 tahun lagi Ummul Quro enggak menyediakan tempat parkir mobil lagi melainkan lapangan terbang untuk pesawat dan helikopter kalian" dan kami ingin melihat mereka bahagia dengan melihat kami lulus di Universitas Terbaik yang kami pilih. Dan membuat mereka kagum dan termenung melihat perubahan besar terjadi di dalam diri kami. Dan aku sendiri memilih Melbourne University dan Harvard University. Dan aku ingin menjadi dokter yang hebat. Dan kami berjanji akan mencetak nilai-nilai yang membuat mereka ternyum lebar dan puas melihatnya.


Dan sahabat-sahabatku yang selalu ada di sampingku. Yang selalu menemaniku di setiap saat dan selalu menjadi pendegar yang baik bagiku. Yang selalu menghiburku di saatku sedih. Pertemuan yang terjadi dan perpisahan yang akan datang, membuatku untuk memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya. Kenangan-kenangan manis yang terjadi takkan pernah terlupakan. Tawa dan canda yang melengkapi suasana bahagia. Kerja keras kita untuk mendobrak UN dan US dan mengahasilkan hasil yang manis pula. Dan kami juga berjanji akan bertemu lagi dengan tekad yang telah di impikan sejak dulu.


Dan terakhir untuk Kak Aris Ahmad Jaya yang sudah berhasil membuatku kagum dan berhasil membuatku lebih optimis dari sebelumnya. Training motivasi yang sangat berarti untukku juga sudah menjadi cikal bakal kesuksesanku. Sudah 2 pertemuanku bertemu Kak Aris. Dan semoga Kak Aris bisa tersenyum melihat motivasinya berguna sehingga aku dan teman-teman bisa menggapai mimpi yang menembus langit bumi.

Terima kasih semuanya, sudah berjasa sekali di kehidupanku. Dan aku akan membuat semuanya tersenyum puas melihatku. Aku berjanji, dan akan kutepati itu. Aku hanya mampu menuliskan surat cintaku ini untuk kalian. Dan tersadar aku telah meneteskan air mata yang cukup deras menulisnya. Dan sekian suratku ini...

Minggu, 06 Maret 2011

Life is Nothing ! Without Friendship !



Manusia adalah makhluk sosial.. yaitu makhluk yang enggak bisa berdiri sendiri.. Walaupun kita mencoba dengan berbagai cara apapun untuk tidak meminta tolong kepada orang lain... tetap saja tidak bisa.. Ibarat kata seperti permainan sepak bola yang membutuhkan kerja sama tim.. Walau kita mencoba menggiring bola sendiri tanpa memerlukan bantuan, itu namanya egois ! Walau banyak nama-nama pemain bola yang di elu-elukan pasti mereka selalu berkata "Saya tidak akan berhasil, jika tidak ada kerja sama tim dan tidak ada teman-teman yang setia membantu saya" itu bisa kita jadikan contoh untuk hidup kita kedepannya...

Sama seperti persahabatan... Jika kita menjadi orang yang egois.. otomatis kita akan di jauhi oleh teman-teman kita.. betul ? Pasti enggak enak dong kalau kita di jauhin teman-teman ? Tak ada tempat untuk meluapkan seluruh isi hati kita.. Tak ada teman yang selalu menemani kita... Tak ada teman yang selalu mensupport kita.. Tak ada teman yang selalu memberikan nasehat-nasehat yang mungkin terkadang kita anggap remeh tetapi sebenarnya itu bisa membuat kita lebih baik.. Intinya jika kita enggak punya teman.. hidup terasa hampa, terasa sepi, awan kelabu, petir menyambar... Dan kesunyian memenuhi ruang hati kita..

Jagalah persahabatan itu sampai maut memisahkan... Berikan yang terbaik untuk semuanya... Lewati hari dengan kasih sayang,kehangatan, semangat dan keceriaan..

Arti persahabatan yang ku tahu adalah... Sebuah hal kecil yang dapat membuat hidup kita lebih berwarna.. Ada sejuta canda dan tawa disana, diselingi kisah sedih dan mencekam terbawa didalamnya. Namun semua itu menghimpun sebuah spirit persaudaraan dan persahabatan yang mampu menembus ruang dan waktu. Lalu cerita itupun akan terpatri dikedalaman buku harian yang tersampul indah memenuhi ruang kehidupan kita..

Dan bagiku persahabatan itu... Persahabatan bukanlah hal yang besar melainkan kumpulan jutaan hal-hal kecil yang indah....

Dan bagiku juga.. Hidup tak ada artinya tanpa PERSAHABATAN !!

Senin, 21 Februari 2011

Meet Irfan And Kim (HP ilang)

Sabtu, 19 Februari 2011

Mimpiku bertemu Irfan dan Kim kesampaian juga walau belum sempat foto tetapi aku sudah merasa senang tetapi aku belum puas... :(

Hari Sabtu lalu aku pergi ke Hotel tempat Irfan menginap. Aku menunggu 1 jam dan Irfan pun keluar !! aku, Adila dan Nadira teriak-teriak histeris.. kemudian beberapa saat kemudian keluar juga Kim ! "Eh.. eh itu ada Gonzales" kata seseorang yang tidak ku kenal. "Hahaha !! Gonzales ! Aduhhh itu tuh Persib !" tawaku ke Adila "Hahaha" jawabnya. "Eh !! Ada Messi !! itu ! liat dong !!" kata seseorang lagi.. "Ya ampunn... ini lagi.. masa Messi ?" ucap Adila. "Hahah ! Norak banget sihh !! Udah tau Messi itu di Argentina.. !! Ckckck.." jawabku.

Setelah beberapa jam kemudian.. yaahhh kurang lebih 3 jam lahh.. Aku dan teman-temanku sudah lelah. Dan aku akhirnya pulang. Enggak sabar menunggu hari esok ! Karena besok akan ada pertandingan Bogor Raya FC vs Persema !! Yeaahh !! i'm gonna rocking Persikabo Stadion !!!

Minggu, 20 Februari 2011

Matahari sudah mulai beranjak menyinari Bumi.. Pagi pun tiba... Karena pertandingan masih lama dan aku di jemput oleh ayahku jam 2.. yaa mau enggak mau pasti menunggu lahh.. Aku sarapan, nonton dan karena aku enggak ada kerjaan lagi jadi.. aku bikin donat deh ! Agak lama sih bikinnya.. Setelah di coba ! jeng jeng !! "kerasss !!" gerutuku. Tak lama kemudian ayahku menjemput. Udah enggak sabar lagi sampai di Stadion. Dan di mobil, aku sibuk dengan handphoneku.

Sesampainya di Stadion Persikabo. Aku menunggu Talitha dan Adila karena aku janjian dengan mereka. Dan tak lama kemudian mereka datang. "Ayo ! ayo ! pertandingannya sudah mulai !!" ucapku. Dan kami semua berlari sampai ayahku kewalahan. Kami mencari jalan masuk ke VIP Barat. Dan ketemu !! (tapi ternyata kami salah masuk lohh.. kami masuknya ke VIP Timur ! Argh !! kita di tipu !! rugi deh jadinyaa !!). "Ughh ! penuh banget !!" gerutu Talitha. "Yahh dateng telat sihh.." jawabku.. dan akhirnya kita berdiri. Kami berteriak irfann !! kim !! dan kebetulan di sebelah kami ada bule indo gituu.. dia juga teriak-teriak. Dan keadaan mulai sepi tetapi score sudah tercetak dari kubu Persema oleh penalty Irfan. "Tal, kita teriak irfan yuk !" ajakku. "Oke !" jawab Talitha. "1.. 2.. 3.. " ucapku memberikan komando. 'IRFAANNN !!!!!" teriak kami berdua. "Huuuu !!!!!" ucap orang-orang satu VIP Timur. Dengan malunya kami membuang muka.. "Kamu sihh !!" ucap Talitha kesal. "Aku kan juga enggak tau !" jawabku. Dan akhirnya kami sibuk memfoto Irfan dan Kim..

Setelah selesai pertandingan kami berteriak histeris. "Irfaannn !!" "Kimmmm !!!" dan kerennya Irfan dan Kim melihat ke arah kami dan melambaikan tangan dan meminta maaf. Bagiku ini seperti mimpi !! Beberapa saat kemudian kami kelaur stadion dan mencari cara untuk bisa berfoto bersama Irfan atau enggak Kim. Aku sudah membwa Scrap Book buatanku untuk Irfan dan Talitha membawa buku juga untuk Irfan dan Adila membawa boneka + surat untuk Kim.

Kami dikagetkan oleh Zira. "Duarr !!" ucapnya. "Eh Zira !! ya ampun kamu kemana aja ?" tanyaku. "Aku disanaa !! eh tadi aku pegangan tangan sama Jennifer lho !!" berita Zira. "Ihh !! Asik" Ucap aku, Talitha dan Adila serentak. "Eh ! eh ! itu busnya Persema !!" ucap Adila. "Oh iya !!" jawabku. Dan akhirnya kami berempat masuk kedalam kerubunan orang-orang yang ukh !! Sumpek buanggeett !! "Tolong. Mundur !" kata satpam yang sok ngatur itu. "Pak ini gimana mau munduru belakang pagar !" bela mbak-mbak yang ada di belakang kami. (baik banget lho !!) Dan kami hampir saja kehilangan nyawa kami karena berdesak-desakkan. Dan setelah semua anak buah Timo ini masuk bus. Boneka yang Adila kasih ke Kim langsung di peluk dan dia tersenyum kearah kami dan mengucapkan sorry dan terima kasih, dan dia juga melambaikan tangannya. Uhmmm so sweet.. namun ternyata Irfan naik mobil pribadi ! Arghh !! "udah desak-desakkan.. eh malah enggak dapet foto." gerutu Zira "Iya nihh.." dukungku. Dan setelah aku sedang di jalan pulang tak disangka.. tasku robek !! dan aku mencari handpone LG Cookieku yang baru.. Ternyata enggak ada ! setelah di periksa oleh ayahku.. ayahku mengucapkan "kalo ini sih di robek. soalnya robekkannya rapi. Pasti dia bawa pisau. Tapi kapan ya ? kan kakak menggendong tasnya di depan." ucap ayahku. "yaa ituu.. ayah aku takut di marahin bunda." jawabku tersedu-sedu sambil menangis. "Kalau di marahin sih yaa pasti itu mah. Tapi kamu harus belajar bertanggung jawab." nasehat ayahku "tapi bagaimana cara bilangnya ayah ?" tanyaku.. "yaa bilang ajaa.. ini hilang bunda... begitu" jawab ayahku lagi. Sepanjang perjalanan aku menangis. Sesampainya di rumah. Ternyata bundaku pergi. Karena aku takut dan lelah aku mandi dan langsung tidur.. Zzzz

Sampai sekarang aku belum bilang ke ibuku soal ini.. Doakan aku yaa

Rabu, 09 Februari 2011

Drama Musikal

Hari ini aku dan teman-teman seperti biasa pergi ke sekolah.. (ya laahh)..

Pelajaran pertama T2Q, Bimbel B.Indo, kemudian Istirahat, Bhs. Inggris.. dannn pelajaran yang telah aku tunggu-tunggu !!!

Jeng jeng jeng.. Bhs. Indonesia. Aku bermain drama.. Kalau kelompokku sihh drama musikal yang berjudul Arti Sahabat.. Dan kelompokku kebagian menjadi yang pertama. "Ancurr !! ancur udaahh !!" gerutuku.. hmm memang drama musikal yang aku mainkan hancur. Aku dan teman-teman kurang latihan.. jadi banyak ketawa tidak seperti kelompok lain yang berjudul Ibu itu sangat bagus mereka mainkan mungkin karna rajin berlatih dan tidak bercanda terus..

Minggu, 06 Februari 2011

LG Cookie

Pagi ini aku memulai aktifitasku dengan rutinitasku setiap hari yaitu.. ONLINE !!
Dan aku chat dengan Nisa 6a "Sal, hari ini lu mw kmn ?" "G kemana-mana" "Gw blh ke rmh lu g ?" "Boleh" "Ya udh gw brgkt y !" "Iy" dan berakhirlah chat itu..

"Ish, mana sih si Icha ? di telfon enggak di angkat-angkat !!" gerutuku "Sudahlah sa.. tinggal aja ndak jelas ngono lho" nasihat Bundaku. "Rak wes laahh.." ucapku. Dan kami sekeluarga pun pergi ke Bel Mart untuk membeli ayam. Sebenarnya rencananya mau ke Botani Square tapi ke sini dulu.

"Sa, mau bakso Cak Man enggak ?" tawar Bunda "Boleh.. boleh" jawabku.. Ternyata di daerah ruko indraprasta 2 ada bakso malang cak man cabang Bogor dari Malang. Itu loohh Bakso yang terkenal di Malang. Dan akhirnya aku menyantap semangkuk bakso malang sembari meng-update status FB ku lewat blackberryku. "Makan makanan kesukaan Jennifer dan Kim ! Bakso Malang Cak Man !" begitu statusku.. "Garuda.. didadaku... garuda kebanggaaku.." denting handphoneku berbunyi. "Halo ? Ini siapa?" jawabku "Sal, lu dimana ? gua udah di depan" "Ish, lu teh ! tadi gua telfon eh malah gak di angkat ya udah gua pergi aja. Bentar lagi deh gua kesana" dan aku segera menghabiskan baksoku.

Sekarang aku sudah di depan alfamart namun aku mendapat sms "gua ambil zupa soup deh !!" aduuhh Icha ! Nyusahin deh.. dan kami pun janjian di Botani Square tepatnya di Gramedia.

Dan di Botani Square setelah aku bertemu dengan Icha aku menemani ibuku membeli handphone.. dan ternyata saat melihat-lihat counter LG aq menawarkaan LG Cookie dan ternyata aku kecipratan eheheh jadinya handphone nokiaku akan di jual sementara gantinya yaa ini.. Berhubung tidak ada warna lain selain hitam yaa mau tidak mau aku memilihnya..

Setelah dari Botani Square aku ke HERO. Ibuku mau check berat di counter Nutrilife. Aku juga ikut nimbang dan ternyata !! "Aaaaahhh !!!! TIDAK !!" sekarang beratku 65 kg. Ya ampunn ini sih namanya bener-bener harus program diet.. tapi susaahh..

Habis itu aku pulang ke rumah.. bermain dengan Icha walau sebentar...


Sekian dulu yaa diaryku hari ini..

Salam hangat Salsa..