Senin, 23 Mei 2011

Pidato

Hari ini, adalah hari pertama pelaksanaan Ujian Praktek. Ujian Praktek yang di undur. Seharusnya Ujian Praktek tahun ini di adakan hari Rabu lalu. Namun karena libur nasional dadakan. Akhirnya di undur menjadi hari ini.

Hari ini adalah ujian praktek Bahasa Indonesia. Materinya pidato. Pidatoku adalah pidato paling panjang se6c. Entah kalau seLevel 6. Yaitu, 2 halaman lebih pidatoku itu.

Dalam perjalananku menuju sekolah ada sedikit yang aneh. Semakin dekat dengan sekolah semakin jantungku berdegup keras. Entah kenapa. Apa aku grogi ? enggak PD ? tidak biasanya bagiku seperti ini.

Dan akhirnya sesampai di sekolah, ternyata masih sepi. Dan kemudian akhwat dan ikhwan siswa-siswi level 6 berdatangan dengan kostum yang sedikit berbeda (hah ? gak salah tuh sedikit ?) yang akhwat memakai kerudung peniti dipadu padankan dengan baju bernuansa batik. Dan ikhwan, sedikit lebih lucu. Mereka ada yang mengenakan batik, kemeja, dan jas + dasi yang tak terlupakan. Dan sepanjang hari itu penampilan ikhwan yang lucu menjadi trending topic di sekolah.

"Teeeettt !!!!" Bel masuk kelas berbunyi.

Kali ini Tatid dan Aku yang menyiapkan barisan.

Dan di hari pertama Ujian Praktek ini, kami kelas 6c di tes dengan Bu Eha, wakil wali kelas 6A.

Satu persatu siswa maju ke depan..

Sudah bosan aku menunggu giliranku yang tak kunjung datang...

Selang beberapa menit kemudian akhirnya namaku tersebut juga.

Aku naik ke podium (abal-abal) dan berusaha utuk mengingat semua yang sudah aku hapal selama kurang lebih 4 hari terakhir ini.

Namun anehnya, setelah beberapa bait aku sampaikan.. Di bait yang ke 4 aku sudah mulai macet. Pikiranku blank ! Sama sekali tidak mengingat semua teks pidatoku.

Keringat dingin bercucuran...

Rasa malu bercampur sedih.

Aku memutar otak untuk mengingat semua yang telah ku hapal.

Dan akhirnya kewajibanku berpidato terselesaikan sudah. Tanganku dingin. Apa ini demam panggung ? Tak biasanya hal ini terjadi padaku.

Walaupun kurang memuaskan dan ada beberapa bait yang aku abaikan. Yang penting aku selesai berpidato.

Padahal niatku, aku ingin sekali mencontoh orator-orator ulung seperti Bung Tomo dan Bung Karno. Dan juga aku ingin meniru gaya Alif, tokoh utama dalam novel Negeri 5 Menara. Namun semua harapan itu pupus sudah..

Dan di hari, di mana aku sedang berpuasa yang sangat banyak godaan imannya berakhir dengan latihan khotmil Quran yang akan di laksanakan pada tanggal 4 Juni nanti. Wish me luck !

Mungkin tak banyak yang ku ceritakan hari ini, dan juga aku tahu sedikit membosankan posting kali ini. Berhubung moodku sedang jelek. Maklum yang teman-teman... :)

-Salsa-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please tinggalkan komentarmu atau saran.. Semua itu sangat berharga untukku..